Dinas Perpustakaan dan kearsipan kabupaten tuban semakin gencar menggiatkan minat baca sejak dini, untuk itu tanpa henti Layanan Mobil Perpustakaan keliling mengunjungi Sekolah dasar di kabupaten tuban yang belum pernah dikunjungi oleh Mobil Perpustakaan Keliling. Untuk itu demi meratakan layanan Mobil Perpustakaan Keliling yang hanya bisa mengunjungi Sekolah dasar satu Sekolah Dasar per hari, maka untuk sekolah yang ingin di kunjungi setiap bulannya di harap bisa bersabar.
Dengan keterbatasan tersebut Perpusda Tuban tetap Giat Mendorong Kegemaran Membaca Melalui Layanan Perpustakaan Keliling yang pagi ini berkesempatan mengunjungi salah satu sekolah dasar di kecamatan tambakboyo yaitu SDN Glondonggede terletak di Kawasan Ring satu PT Holcim Indonesia. kira-kira dari PT. Holcim Indonesia hanya berjarak 2Km.
Layanan Baca di SDN Glondonggedhe di mulai tepat pukul 9:00 waktu Anak Sekolah dasar beristirahat, siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 semua berkumpul untuk membaca buku di Layanan Baca Di Tempat Mobil Perpustakaan Keliling. Banyak dari mereka yang meminta di carikan buku dengan tema tertentu. Buku dengan tema Pantun menjadi primadona dicari banyak siswa selain itu buku Horor Astronot dan cerita Nabi tak kalah banyak yang ingin membacanya. Beberapa dari mereka tak sabar menunggu di carikan oleh petugas perpustakaan. Maka mereka mencari buku yang di inginkan sendiri kadang harus berebut dengan sesama teman. Tak hanya anak-anak yang ikut membaca ada juga ibu yang sedang menunggu putranya juga ikut mendampingi anaknya membaca.
Setelah selesai dari layanan baca ditempat Mobil Perpustakaan Keliling menuju ke SMP Sabilul Mutadin, SMKN Tambakboyo dan SDN 2 Tambakboyo untuk melakukan kunjungan rutin Layanan Kemitraan yang dilakukan setiap satu bulan sekali.
Dengan Layanan Mobil Perpustakaan Keliling yang dilaksanakan setiap hari diharapkan dapat mendorong Masyarakat Tuban khususnya Anak-anak sekolah dasar dapat mengenal dan menjadi Gemar Membaca Sejak Dini, tentunya Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tuban tidak bisa berupaya sendiri butuh support dari masyarakat untuk sadar betapa pentingnya menggiatkan Gemar Membaca Sejak Dini.(oqi)
