PERJUANGAN KARTINI, AWAL KEBANGKITAN KAUM WANITA

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879. Kartini merupakan sosok yang dikenal sebagai salah satu pahlawan yang memperjuangkan kaum wanita. Bagaimana tidak, pada akhir abad 19 hingga awal abad 20, kaum wanita di bumi pertiwi ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diijinkan untuk memperoleh pendidikan yang tinggi seperti pria bahkan belum diijinkan menentukan jodoh/suami sendiri.

Karena permasalahan tersebut, Kartini yang merasa tidak bebas menentukan pilihan bahkan merasa tidak mempunyai pilihan sama sekali karena dilahirkan sebagai seorang wanita, juga selalu diperlakukan beda dengan saudara maupun teman – temannya yang pria, serta perasaan iri dengan kebebasan wanita – wanita Belanda.

Pada akhirnya, Kartini melakukan perjuangan melalui surat-suratnya yang berisi ketidaksetaraan hak antara pria dan wanita, sejak saat itu, dia pun berkeinginan dan bertekad untuk memajukan kaum wanita bangsanya, kemudian langkah untuk memajukan hal tersebut menurutnya bisa dicapai melalui pendidikan.

Atas dasar tersebut, pada tanggal 2 Mei 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964 menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Sebagai penghormatan atas perjuangan Kartini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban (25/4) mengadakan peringatan hari kartini dengan mengenang jasa beliau dan menyanyi bersama lagu Ibu Kita Kartini. Selanjutnya dilakukan kirab berjalan dari halaman kantor menuju hall kantor dan ditutup dengan acara tumpengan sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran dan perjuangan RA. Kartini yang diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban.

Imam Sutrisno (Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban) menyampaikan bahwa peringatan hari kartini penting untuk dilaksanakan, sebab mengingat perjuangan Kartini yang sedemikian rupa sehingga kaum wanita sekarang ini dapat memperoleh equal rights (penyetaraan hak) yang sama halnya dengan kaum pria. Harapannya peringatan hari Kartini ini dapat dilaksanakan setiap tahun dengan persiapan lebih matang dan lebih baik. ( Ed. Budi Irw)

Penulis: fajar

Komentar