Jatirogo: CFD Perdana, Perpustakaan Tebar Pesona

Minggu (7/1) Pemerintah Kecamatan Jatirogo bersama Karang Taruna bekerja sama  menyelenggarakan hari bebas berkendara bermotor, atau sering disebut CFD (Car Free Day). Acara ini dilakukan sepanjang jalan raya Diponegoro, dari jam 05:00 sampai jam 10:00. Beberapa UKM dan Instansi turut meramaikan acara ini, salah satunya Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo.

Pada stand berukuran 3x4 meter, Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo menjajar 300 buku dari berbagai genre, diantaranya buku-buku sejarah, novel, buku agama, buku kesehatan, resep masakan, buku anak dan lainya. Buku-buku ini bisa dibaca  di tempat secara gratis.

“300 buku kami sediakan dan bisa dibaca di tempat saja secara gratis. Namun disini tidak bisa melayani pinjam dan dibawa pulang. Kalau ingin pinjam dibawa pulang datanglah di Kantor kami pada jam kerja”, terang Wahyudi salah satu pegawai Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo.

Tampak di lapangan, antusias masyarakat Jatirogo bergitu tinggi. Dari data yg kami peroleh ada sekitar 250-an pengunjung dari jam 6 pagi sampai jam 10 siang silih berganti memadati Lapak Baca Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo. Diantaranya anak berusia Sekolah Dasar, anak-anak SMP dan SMA serta para orang tua.

Sutini (26) salah satu pengunjung Lapak Baca Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo memberikan apresiasi sangat baik.
“Saya sangat gembira dengan adanya lapak baca ini. Selain bisa menambah wawasan, saya juga bisa mengenalkan anak-anak saya kepada Perpustakaan sejak kecil, biar anak saya gemar membaca”, terang ibu anak satu ini.

“Koleksinya cukup lengkap dan menarik. apa lagi majalah dan novelnya”,imbuhnya.

Selain menyajikan buku, rupanya acara ini juga dimanfaatkan sebagai momentum sosialisasi Perpustakaan Umum Kec. Jatirogo kepada masyarakat yang hadir. Sebanyak 500 brosur disebarkan kepada pengunjung CFD yang lewat. Dengan harapan masyarakat sekitar mengetahui Informasi dan fasilitas apa saja yang tersedia di Perpus Umum Kec. Jatirogo.

Dari informasi yang kami peroleh lewat telfon, Drs. Khusnul Hadi Kusuma, MAP. selaku kepala UPTD Perpustakaan mengatakan acara CFD sangatlah cocok untuk sosialisasi, karena disitu banyak sekali orang-orang berkumpul dari berbagai kalangan.

Selain itu bapak Khusnul ingin memperkenalkan inovasi andalanya untuk mendongkrak minat baca masyarakat sekitar.
“Ya kita ada inovasi KOFI DAHSAT. KO itu kenalkan ke orang-orang, FI itu melengkapi semua Perpus dengan layanan free wifi, Da itu datangi masyarakat, H hadirkan, SAT adalah satukan visi dan misi bersama”, tutur beliau.

“ya semoga Perpustakaan yg ada di 8 Kecamatan (Jatirogo, Rengel, Kenduruan, Kerek, Jenu, Widang, Palang dan Tambakboyo, red.) selalu ramai pengunjung dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekitar”, harapan bapak Khusnul mengakhiri pembicaraan.

penulis: OBi

Komentar