MENELADANI AKHLAQ NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI BEKAL MEMBANGUN PRIBADI YANG UNGGUL

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban

Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Pada tanggal 13 Desember 2017, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H. Acara ini dihadiri oleh seluruh karyawan dan karyawati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban dan menghadirkan Ustadz Abdul Mu’in untuk memberikan tausiyah mengenai sifat-sifat suri tauladan Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Mu’in memberikan wejangan-wejangan bagaimana menjadi pribadi yang sabar dalam menghadapi berbagai masalah. Selain itu beliau juga menyampaikan  bahwa barangsiapa yang mencintai sesuatu, maka dia akan mengutamakannya dan berusaha meneladaninya. Kalau tidak demikian, maka berarti dia tidak dianggap benar dalam kecintaanya dan hanya mengaku-aku (tanpa bukti nyata). Maka orang yang benar dalam (pengakuan) mencintai Nabi Muhammad SAW adalah jika terlihat tanda (bukti) kecintaan tersebut pada dirinya. Tanda (bukti) cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang utama adalah (dengan) meneladani beliau, mengamalkan sunnahnya, mengikuti semua ucapan dan perbuatannya, melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangannya, serta menghiasi diri dengan adab-adab (etika) yang beliau (contohkan), dalam keadaan susah maupun senang dan lapang maupun sempit.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439H ini diakhiri dengan makan siang bersama di lobby sekretariat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban. Uniknya ini adalah hal yang belum pernah diadakan oleh karyawan dan karyawati yakni makan bersama lesehan dan beralaskan daun pisang. “Harapannya untuk kedepan acara ini dapat diagendakan tiap tahun dan lebih meriah pastinya,” kata Imam Sutrisno (Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban).(ed.Budi Irwanto)

Penulis : Fajar

Komentar