BERKOLABORASI DENGAN IPM, UPTD PERPUSTAKAAN TEBARKAN BENIH SADAR BACA

Hari libur nampaknya tidak menyurutkan semangat Kepala UPTD Perpustakaan Tuban, Drs. Khusnul Hadi Khusuma, MAP (akrab disapa Pak Khusnul) dalam memperkenalkan Perpustakaan kepada masyarakat.

Minggu (28/1) Pak Khusnul menghadiri undangan dari Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Panyuran, untuk memberikan "Motivasi Membangun, Merawat, dan Mengembangkan Budaya Literasi di Lingkungan Pelajar Tuban", yang bertempat di Aula MIM 3 Panyuran Palang.

Sebanyak 150 peserta hadir dalam acara tersebut, meliputi anggota IPM, para senior IPM, dan beberapa guru yang ada di wilayah Palang dan sekitarnya. Ada juga peserta dari luar Tuban yaitu Jombang dan Madura.

Acara berlangsung kurang lebih selama 3 jam. Pada kesempatan tersebut Pak Khusnul memberikan motivasi untuk membudayakan gemar membaca di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang begitu merajalela. Beliau juga mengungkapkan keprihatinannya atas sulitnya sumber-sumber literasi diakses oleh masyarakat, khususnya yang berada di pelosok.

Dengan adanya Perpustakaan Umum yang ada di 8 Kecamatan, beliau berharap bisa dijadikan solusi dan agent of change dalam upaya meningkatkan masyarakat gemar membaca sehingga terwujud Tuban membaca, Tuban cerdas, Tuban sejahtera.

“ya saya berharap Perpustakaan Umum yang sementara ini ada di 8 Kecamatan yaitu di Rengel, Jatirogo, Kenduruan, Kerek, Jenu, Widang, Palang dan Tambakboyo bisa menjadi pusat literatur dalam penyadaran Masyarakat Gemar Membaca. Untuk itu perlu dukungan dari teman-teman dan organisasi-organisasi seperti ini (IPM, red.)” tutur Pak Khusnul.

Beliau juga menyampaikan salah satu inovasi andalanya yaitu KOFIDASAT (Ko: Kenalkan ke orang-orang/Masyarakat, Fi: semua perpustakaan dilengkapi fasilitas wifi gratis, Da: Datangkan pengunjung, Sat: Satukan Visi dan Misi).

Di akhir sesi acara, diadakan tanya jawab seputar Perpustakaan dan pembagian formulir pendaftaran Perpustakaan Umum Kecamatan yang bisa digunakan untuk mendaftar di Perpustakaan Umum Kecamatan terdekat di wilayah mereka masing-masing.

“Sebanyak 150 formulir kami bagikan kepada peserta dan antusiasnya begitu tinggi. Alhamdulillah 60 peserta mendaftar di tempat sebagai anggota Perpustakaan yang kami alokasikan sebagai member Perpustakaan Umum Kecamatan Palang” pungkas Pak Khusnul.

Sebagai penutup, Pak Khusnul memberikan catatan yang dapat dijadikan sebagai bahan renungan :

Jika melek aksara menjadi hal biasa, minat baca adalah hal yang istimewa

Sekadar mengeja telah menjadi kebiasaan

Namun, gemar membaca adalah keistimewaan

Meningkatkan minat baca memang tak gampang

Berbagai kendala banyak menghadang

Budaya menonton kian merajalela

Sosial media lebih menggoda ketimbang pustaka

Buku-buku memang terus diproduksi

Tapi tak serta merta meningkatkan literasi

Belum lagi persoalan distribusi

Buku-buku sulit diakses mereka yang terisolasi

Penulis: Nur Shobirin

Komentar