KENAL DEKAT DENGAN PERPUSDA, LAYANAN INOVATIFNYA BUKAN HANYA PERPUS KELILING DAN UPDATE KOLEKSI SAJA

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban

            Salah satu lembaga layanan publik yang bergerak dalam bidang pusat informasi dan pemberdayaan masyarakat tak lain adalah Perpusda Tuban. Bertempat di Jl. Sunan Kalijaga No. 10 Tuban maka lokasinya menjadi cukup strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Hal ini terwujud dengan diterimanya Kunjungan dari TK Integral Tuban sejumlah 23 orang yang terdiri dari para siswa dan pengajarnya kemarin (31/7). Hampir setiap minggu selalu ada kunjungan dan layanan yang disajikan oleh Pihak Perpusda terdiri dari layanan Library Tour, layanan baca koleksi, layanan dongeng (untuk pelajar Paud-TK), tak lupa layanan sharing dan bermitra bidang Perpustakaan dengan petugas.

            Penerimaan kunjungan di Perpusda Tuban memang masih didominasi oleh kaum pelajar mulai dari Paud sampai dengan mahasiswa. Bentuk apresiasi positif juga terus didapatkan dari pengunjung, hal ini tampak dari saran koleksi / kegiatan yang terus berdatangan dan diminati oleh pengunjung, sekelompok pelajar luar Tuban yang ikut berkunjung di Perpusda, dan para pengajar yang kini mulai mengintegrasikan sumber pembelajaran dan pembinaan potensi siswanya bersama Perpusda Tuban.

            Dalam menjangkau masyarakat lebih dekat melalui koleksi yang inovatif dan relevan maka masyarakat sudah tak asing lagi dengan layanan Perpustakaan Keliling. Jika masyarakat hanya mengenal layanan koleksi dan Perpustakaan Keliling saja maka kini Perpusda terus berakselerasi meningkatkan perannya. Perwujudan poin tersebut adalah terselenggaranya kegiatan Pelatihan Penulisan Cerita Rakyat Tuban : “Upaya Mendokumentasikan Kearifan Lokal” pada hari ini (4/8) bertempat di Aula Auditorium Lantai 2 Perpusda yang diikuti oleh 50 peserta.

            Pelatihan ini mendatangkan pemateri Dr. Sariban, M.Pd atau akrab disapa Cak Sariban, beliau merupakan penulis buku dan pengajar PPs di UNISDA. Adapun materi yang disampaikan meliputi Menemukan bahan cerita, teknik menulis cerita rakyat, praktik menulis dan menerbitkan buku cerita rakyat.

Dari sinilah mari membuka stereotype lebih luas bahwasannya kini Perpusda telah mengembangkan peran bukan hanya meningkatkan minat baca, akses informasi lebih luas melalui aneka fasilitas namun telah berupaya optimal membina minat dan potensi masyarakat khususnya untuk tetap mendukung kearifan lokal. Bersama dimulai saat ini maka maju tidaknya suatu keunggulan budaya lokal juga harus diimbangi kesinergisan untuk peduli dan salah satunya dengan jeli informasi dan dokumentasi melalui rajin baca dan jangan takut menulis. Perpusda bisa karena kesinergisan peran masyarakat pula.

Penulis : Mega

Komentar