Tuban, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban
Saling bersinergi dan terus upgrade potensi yang ada di masyarakat telah lama menjadi fokus pemerintah di Indonesia, tak terkecuali Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban. Salah satu wujud upaya tersebut adalah terlaksananya kegiatan PEER LEARNING MEETING (PLM) dengan tema “Perpustakaan Kreatif dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera” pada 29 – 30 Agustus di Aula Auditorium lantai 2 Perpustakaan Umum Kabupaten Tuban. Para peserta terdiri dari 20 orang yang merupakan pengelola 3 Perpustakaan Desa yang telah ditunjuk sebagai mitra PerpuSeru, ketiga desa tersebut adalah Desa Merkawang (Kec. Tambakboyo), Desa Kedungharjo (Kec. Widang) dan Desa Kedung Soko (Kec. Plumpang).
Kegiatan PEER LEARNING MEETING (PLM) merupakan sinergi kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban dengan Coca Cola Foundation Indonesia melalui program PerpuSeru yang secara konsisten dan fokus bertujuan untuk mengembangkan Perpustakaan Umum di Indonesia menjadi pusat belajar & kegiatan masyarakat berbasis Teknologi informasi dan komunikasi. Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk wadah sharing dan saling memotivasi akan pencapaian, hambatan, tantangan maupun inovasi akan peluang antar pengelola Perpustakaan Desa. Hal ini merupakan alur program PerpuSeru pada tahap Mentoring & Monitoring yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali. Sajian kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu Pemaparan pencapaian dan subjek terkait lainnya, materi seputar indikator penilaian dari pihak PerpuSeru dimana berkaitan dengan laporan dan dokumentasi online, dan yang terakhir sharing bersama dengan bimbingan dari narasumber untuk mampu berkembang menjadi lebih maju. Manfaat setelah adanya kegiatan ini adalah para pengelola Perpustakaan Desa diharapkan akan lebih termotivasi dan terpacu inovasi dan kreatifitasnya menangkap peluang, membangun advokasi, dan menciptakan atmosfer positif pada masyarakat dengan adanya Perpustakaan Desa.
“Perlu dipahami bersama bahwasannya impact dari Perpustakaan Desa memang tidak begitu saja langsung terjadi pada masyarakat namun yang perlu selalu diupayakan adalah apabila kita mampu untuk terus menjadi fasilitator yang aktif bagi masyarakat khususnya yang sedang membutuhkan solusi akan masalah / kebutuhannya meskipun hanya satu orang melalui pemberian informasi yang tepat maka akan menjadikan hal yang kelihatannya sederhana tersebut akan menjalar lebih luas dan berpengaruh positif bagi lainnya”, ujar Madina selaku Fasilitator PerpuSeru Jawa Timur dan narasumber kegiatan PEER LEARNING MEETING (PLM), Rabu (30/08).
Kedepannya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban khususnya Perpustakaan Umum yang telah bertransformasi memperluas jaringan sinergis mitra kerjasamanya akan terus berkompeten memaksimalkan segala potensi yang dibutuhkan masyarakat untuk mampu terfasilitasi dan dibina agar terdapat wadah dan pembinaan yang tepat sehingga mampu menjadi peluang yang memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Mega
