Upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban dalam mewujudkan “Tuban Membaca” nampaknya akan terus digalakkan. Hal ini terlihat dari awal tahun 2017 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus melakukan terobosan-terobosan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebut saja perbedaan metode pembinaan atau pendekatan yang dilaksanakan, jika pada tahun-tahun sebelumnya workshop perpustakaan setelah dilaksanakan tidak ada pembinaan selanjutnya untuk menjadikan peserta itu dapat mengaplikasikan hasil workshop langsung ke instansinya masing-masing. Namun tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban memiliki metode yang berbeda. Yakni dengan terus memantau, membimbing dan membina peserta workshop perpustakaan sampai peserta tersebut bisa dan yang terpenting adalah mengaplikasikannya ke instansi masing-masing. Workshop Otomasi (berbasis komputer/teknologi informasi) Perpustakaan telah beberapa kali diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban. Yang terakhir kali diadakan pada tanggal 26 Juli 2017 dengan judul “Pelatihan Otomasi Perpustakaan SLTA”. Pelatihan ini dihadiri oleh 22 peserta. Dalam pelatihan ini peserta diajarkan praktik mengolah buku, pendaftaran anggota langsung melalui aplikasi inlislite V3. Dalam pelaksanaannya, peserta dipandu secara langsung oleh Dwi Okta S (staff bidang pengembangan dan pembinaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan abupaten Tuban) dan Nunik Indah Miyanti (staff bidang perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban). Di tengah pelaksanaan pelatihan, narasumber berinteraksi dengan menanyakan kendala-kendala apa yang dihadapi oleh peserta dalam mengelola perpustakaan. Peserta terlihat sangat antusias dengan pelatihan otomasi perpustakaan ini dan yang tak kalah penting adalah Sri Wigatin ( Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan) beliau menghimbau kepada peserta pelatihan diharapkan mampu melakukan perubahan-perubahan terhadap perpustakaan sekolahnya masing-masing.
Perbanyak Mitra Menuju Tuban Membaca
