Tambah Wawasan Melalui Perpustakaan Keliling

Buku adalah jendela dunia, pepatah yang memberikan tempat tertinggi untuk tulisan-tulisan yang ada dalam buku. Wawasan yang didapat dari membaca bukulah yang menjadi awal dari perkenalan dengan dunia yang lebih luas. Melalui halaman demi halaman dalam buku kita mendapat informasi yang dapat membuka mata kita akan keajaiban dunia. Beragam jenis buku ditawarkan kepada pembaca, mereka tinggal memilih topik dan jenis apa yang ingin dibacanya. Layaknya dengan banyaknya jenis buku,minat bacapun semakin tinggi. Namun sayang, kondisi tersebut seakan hanya sebatas utopia.
Jika kita lihat kesekolah, debu-debu hampir setebal buku yang diselimutinya. Jarang terlihat perpustakaan yang ramai oleh siswa. Kalaupun ramai biasanya ada tugas mata pelajaran yang mengharuskannya membaca buku di perpustakaan. Hal tersebut hampir terjadi di setiap sekolah. Maka perlu ada pembaharuan perpustakaan agar dapat meningkatkan minat baca siswa, salah satunya dengan cara memberdayakan layanan perpustakaan keliling.
Perpustakaan keliling menghadirkan suasana baru sebuah perpustakaan. Dengan buku yang hampir selalu baru, perpustakaan keliling mampu menarik minat siswa untuk mengunjunginya. Perpustakaan keliling memang menawarkan perpustakaan dengan konsep berbeda. Pelayanan yang bersahabat dan kedatangan yang rutin kesekolah tentu menarik antusiasme siswa dan meningkatkan minat baca mereka. Siswa yang hampir rata-rata remaja adalah siswa yang haus akan tantangan dan inovasi. Maka yang perlu disediakan adalah buku-buku baru yang selalu berganti tiap musimnya. Ditawarkannya perpustakaan keliling diharapkan dapat menjadi awal terbentuknya rasa ingin tahu yang besar pada siswa sehingga mereka akan senantiasa haus akan ilmu pengetahuan.(Diana)

Komentar