ANGGOTA POLSEK JENU, “MELAWAN KECANDUAN GADGET PADA ANAK BUKAN HANYA PERAN PERPUSTAKAAN TAPI KITA SEMUA”.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban

            Akses Teknologi dan informasi telah banyak merambah ke segala aspek kehidupan kita. Berkat teknologi yang jauh kini menjadi dekat dan yang dekat seolah menjadi terabaikan apalagi dalam konteks sosial bermasyarakat. Kemajuan teknologi yang tak terbatas perkembangannya menimbulkan salah satu fenomena yang tak asing ditemui pada era saat ini yaitu penggunaan gadget yang berlebihan pada anak – anak khususnya pada usia PAUD – SD. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu Perpustakaan Umum dibawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban turut berperan lebih maksimal meningkatkan minat baca dan Literasi di Kabupaten Tuban agar nantinya publik dapat selektif dan cerdas dalam penggunaan teknologi maupun akses informasi. Perwujudan peran tersebut tampak melalui kegiatan Perpustakaan Keliling di SDN Mentoso, Jenu pada hari ini (02/11) yang didampingi oleh petugas pengelola Perpustakaan yaitu Wito, Wahyunita Nur Arifin dan Pipin Puspita.

Layanan dari kegiatan ini terdiri dari Baca di tempat, Kemitraan dengan sekolah dan Sharing dengan pihak sekolah terkait potensi minat baca para siswa maupun lingkungan sekolah agar lebih terbina secara optimal. Kunjungan Perpustakaan Keliling di sekolah ini merupakan pertama kalinya namun mendapat antusiame yang cukup tinggi, hal ini tercermin saat Mobil Perpustakaan Keliling memasuki area sekolah para guru dan staf sekaligus semua siswa langsung menyerbu dan ramai untuk segera membaca padahal belum bel istirahat. Begitu tingginya hiruk pikuk antusiasme di lokasi turut menarik perhatian para Anggota Polsek Jenu yang saat itu tengah berpatroli disekitar area tersebut, pada akhirnya mereka tertarik dan ikut membaca koleksi yang tersedia. “Sangat menarik perhatian melihat fenomena anak – anak yang begitu antusias membaca layaknya di SDN Mentoso ini, apalagi kini anak – anak sudah terbiasa dengan penggunaan gadget namun minat baca mereka kurang terbina. Semoga kedepannya hal – hal positif yang terus ditunjukkan Perpustakaan akan diapresiasi positif oleh publik karena minat baca yang baik bukan hanya tugas Perpustakaan namun juga peran publik untuk turun tangan”, tegas M. Sulkan bersama rekannya selaku Anggota Polisi Polsek Jenu saat ikut serta membaca koleksi Perpustakaan Keliling, Kamis (02/11).

            Berdasarkan pemaparan inilah terpantau jelas bahwasannya tolak ukur keberhasilan suatu Layanan publik yang inovatif sekaligus tepat sasaran bagi masyarakat bukan hanya peran sepihak suatu instansi terkait namun juga keikutsertaan peran masyarakat / semua elemen untuk aktif bukan hanya menggunakan namun juga terjun untuk tumbuh berpartisipasi mengeluarkan kreativitas / gagasan untuk penyediaan layanan publik yang menjadi lebih baik dari hari kehari. Saat ini mungkin hanya penggunaan gadget pada anak – anak usia dini yang mulai terminimalisir kedepannya semoga permasalahan publik lainnya dapat teratasi melalui sinergisnya peran masyarakat dan Perpustakaan.

By : Mega

Komentar