Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban Sambut Peserta Orientasi Lapangan Pembinaan Kearsipan Desa/Kelurahan Dari Kabupaten Situbondo

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban kembali menerima kunjungan rekan dinas dari kabupaten lain. Dengan mengusung tema orientasi lapangan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo dengan dipimpin oleh sekretaris dinas, membawa rombongan yang berjumlah kurang lebih 35 orang yang terdiri dari kabid kearsipan, kasi, staf beserta para perangkat desa peserta bimtek kearsipan berkunjung jauh ke Kabupaten Tuban untuk melihat dari dekat pengelolaan arsip di lembaga kearsipan daerah dan secara khusus pengelolaan arsip pada pemerintahan desa/kelurahan (21/2).

Rombongan diterima oeh sekretaris dinas (Drs. IMAM SUTRISNO,MM) dengan didampingi para kepala bidang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat datang dan terima kasih telah menjadikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban sebagai tujuan orientasi lapangan bagi para peserta bimbingan teknis kearsipan desa/kelurahan. Semoga hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Sedangkan dari pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo menyampaikan bahwa salah satu alasan memilih Kabupaten Tuban sebagai tujuan orientasi lapangan karena prestasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban meraih 10 besar nasional sebagai lembaga kearsipan daerah berkategori  baik. Disamping melihat aktivitas pembinaan kearsipan desa/kelurahan melalui website.

Setelah melihat pengelolaan arsip pada lembaga kearsipan daerah, rombongan langsung diajak meninjau langsung ke 2 desa/kelurahan binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban, yaitu Kelurahan Perbon Kecamatan Tuban dan Desa Prunggahan Wetan Kecamatan Semanding. Di kedua tempat tersebut para peserta orientasi lapangan langsung berinteraksi dengan perangkat desa/kelurahan setempat dan ditunjukkan pengelolaan arsip baik aktif di central file maupun inaktif di record center sampai ke penyusutan arsip. Dengan keunikan masing-masing sesuai dengan keterbatasan personil maupun sarana kearsipan mampu mewujudkan standar baku kearsipan. (ed:Budi Irw)

Penulis:Fendik

Komentar