Yuk!! Lestarikan Kembali Dongeng Untuk Membentuk Karakter Anak

Suasana nampak berbeda di halaman Sekolah TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kec. Bangilan, Kabupaten Tuban. Ratusan anak sedang asyik mendengarkan dongeng (cerita rakyat) yang dibawakan oleh Kak Wati dan Kak Maratus sholihah Pesan yang disampaikan dalam dongeng ini, Tentang penanaman perilaku terpuji, sikap menghargai dan menghormati, melalui tokoh bebek bilo yang awalnya suka mengganggu menjadi jera atas perbuatannya. Dan menjadi bebek yang baik dan penyayang.
Tak hanya antusias mendengarkan dongeng, sebagian dari mereka juga menyerbu mobil dongeng keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban yang sengaja datang ke sekolah setempat. Tak ayal, para anak pun dengan semangat membaca aneka buku yang tersedia.
Namun, pihak sekolah juga menginginkan menjemput bola. “Akhirnya TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo ini bekerja sama dengan dinas Perpustakaan, dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban, yang memang mempunyai program Mobil Dongeng keliling”
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program perpustakaan dalam meningkatkan literasi di sekolah TK Muslimat NU 10 Kedungmulyo Kec. Bangilan, Kabupaten Tuban. “Hal ini, sudah dicanangkan sebelumnya oleh pihak sekolah," katanya.
Nurul menjelaskan, ada komunitas pendongeng di Kabupaten Tuban yang memang mempunyai program untuk meningkatkan literasi melalui dongeng di sekolah atau lembaga. “Ternyata, di dinas terkait banyak program yang sangat membantu untuk merealisasikan program sekolah. Contohnya dengan adanya mobil dongeng keliling,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, dengan menyuguhkan banyak buku yang bervariasi, baik dari sekolah atau pihak lain, dapat merangsang semangat anak dalam membaca dan akan tercapai literasi.
Sementara itu Bapak RUDI SULOPO, S.Pd, menyatakan, dongeng yang dilakukan ini diharapkan mampu menjadikan siswa gemar membaca dan suka mendengarkan dongeng. “Karena karakter siswa dapat terbentuk melalui dongeng,” jelasnya. Dengan mendongeng, secara tidak langsung para siswa turut melestarikan dongeng yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman dan canggihnya teknologi, lanjutnya.
Dirinya berharap dengan adanya jelajah dongeng, berbagi suka cita dan cerita bersama mobil dongeng keliling ini para anak menjadi senang. “Pada akhirnya, mereka pun gemar membaca," pungkasnya. Pemerintah Kabupaten Tuban, mengajak anak, pelajar dan berbagai kalangan masyarakat gemar membaca untuk meningkatkan wawasan keilmuan, pengetahuan dan ketrampilan.(Ulil)

Komentar